Keluargaku Bahagia......

Daisypath Anniversary Years Ticker

Jumat, 08 April 2011

Menu Emergency

Hasan dengan kudapannya sore ini, makan laph leph deh....

Menu emergency maksudnya saat anak-anak butuh dibuatkan makanan, kelaperan, saya habis pergi keluar sehingga butuh makanan yang bisa dimasak dengan cepat tapi tetep sehat dan nikmat. Biasanya saya akan bikin makanan-makanan Indonesia seperti nasi goreng telur dadar, sup bakso, spagheti dll. Kali ini salah satu yang kadang saya bikin adalah macaroni schotel. Khusus menu ini anak-anak suka tapi Ayah tidak suka. Ayah memang bukan yang hobi makanan lembek-lembek, asin gitu. kalo saya suka-suka aja, macam lasagna...weee...kalo ayah komentarnya "mblekethek".

oke this is it....macaroni schotel dengan bahan yang simple dan seadanya tapi tetap nikmat dan yummy...menurut anak-anak :)







resepnya bisa googling aja, tapi kalo saya simple, saya juga bukan yang demen masak pake ukur mengukur, jadi beginilah resepnya :
- Macaroni kurleb 200 gr
(menghabiskan yang ada aja sisa kemarin masih ada yang belum dimasak setengah bungkus)
- susu cair 200 ml
- telur 2 buah
- bawang bombay 1 buah ukuran sedang
- 2 siung bawang putih
- merica bubuk secukupnya
- garam secukupnya
- mentega untuk menumis dan olesan
- keju parut 100 gr
- daging giling 100 gr
- daging asap 3 lembar ukuran diameter 10 cm kurleb
- 2 sendok makan tepung terigu

cara bikinnya :
- masak macaroni hingga empuk tiriskan
- tumis bawang putih yang sudah dicacah/dimemarkan, bersama bawang bombay dan tambahkan merica dengan mentega hingga bawang bombay terlihat bening dan harum
- masukkan daging, daging asap saya potong kecil-kecil
- masukkan susu, garam tepung terigu dan telur yang sudah dikocok sebelumnya,
- campur dengan macaroni atau siramkan macaroni di pinggan tahan panas (terserah)
- masukkan sebagian keju
- pinggan tahan panas jangan lupa olesi dengan mentega dulu
- masukkan di pinggan tahan panas, taburi keju lagi
- panggang dengan suhu 180 derajat kurang lebih 30 menit.

oh iya, biar ada sayurannya saya kasih irisan kecil brokoli n kembang kol. so far sebenernya anak-anak termasuk yang gampang makan sayur, cm biar tetep ga ketinggalan aja sayurannya.

wokeh......nanti saya cerita-cerita lagi deh hasil coba-coba yang lain. Serunya tinggal di LN, kalo pengen apa-apa ya musti bikin sendiri, bikin bakso, mie ayam, martabak, klepon dan makanan Indonesia lain yang nganggeni.....semua sudah pernah saya coba dan lumayan, not bad. kalo di indo sih masih bisa jajan or malah ada yg ider di depan rumah.

Rabu, 06 April 2011

Tempat Uniq di Qatar

Qatar adalah negara penghasil gas yang cukup besar, juga minyak buminya walaupun tidak sebanyak produksi gas nya. Hal ini membuat Qatar menjadi negara yang cukup kaya, apalagi dengan jumlah penduduk yang sedikit, para Qatari bisa dikatakan sangat sejahtera. Yang saya cukup salut, negeri ini mampu merencanakan ke depan akan dipakai apa uang yang lebih-lebih itu. Ada mega proyek World cup 2022 (lebih lanjut bisa dilihat di sini), juga membangun infrastruktur untuk pengembangan sumber daya manusia maupun wisata. Tata letak dan tata kota cukup diperhatikan dan direncakan sedemikian rupa. Tiap sektor dibuat pemusatan, seperti pusat kesehatan, pusat pendidikan, pusat bisnis, pusat industri, pusat pemerintahan dll. Jadi walaupun uangnya banyak, proyek yang dikerjakan pun cukup tepat, tidak seperti dubai dengan burj khalifa nya yang akhirnya menyebabkan negara tersebut bangkrut.

Ada proyek pembangunan masjid besar di Qatar. Masjid ini belum beroperasi alias belum bisa digunakan untuk tempat sholat maupun ibadah lain. Akan tetapi bangunannya sendiri sebenarnya sudah jadi dan lampu yang menyala saat malam bagaikan lagi lebih-lebih listrik, kalo orang jawa bilang mompyor. Masjid ini bernama 99 domes atau 99 kubah, bilangan 99 berasal dari Asmaul Husna yang wajib diketahui manusia berjumlah 99, kubah pun berjumlah 99 buah.

masjid 99 domes saat malam hari

Selanjutnya ada Katara, ini adalah tempat khusus di tepi pantai yang meyajikan nuansa Qatar berbau timur tengah kuno. Bangunan-bangunan sengaja dibuat layaknya bangunan kuno arab dan dilengkapi dengan teatre outdoor tempat pertunjukan berbagai karya seni dari berbagai negara. Arsitekturnya pun uniq dan menyenangkan, semenyenangkan suasananya saat kami mengunjungi souq waqif yang masih bergaya kuno namun uniq.

katara saat malam hari, yang tampak adalah menara rumah burung yang terletak di depan masjid


bangunan teater di katara tampak dari luar saat malam hari

Di Qatar sedang dibuat proyek pulau buatan bernama pearl. Bentuk pulau tersebut jika dilihat dari atas akan terlihat seperti pearl (mutiara). Icon negara ini selain oryx (hewan) juga pearl dengan kerangnya. kalau di dubai bentuknya pohon kurma, di sini bentuknya pearl. Proyek-proyek ini sedang dibangun tapi sebagian sudah bisa digunakan.

pulau buatan pearl jika dilihat dari udara (sumber thepearlqatar.com)

Adalagi proyek berikutnya adalah education city. Education city ini dibangun dan menjadi pusat pendidikan. Disupport penuh oleh Qatar Foundation yang diketuai sheikha Moza, istri dari emir Qatar. Di sini terdapat beberapa sekolah-sekolah internasional dari level SD bahkan TK sampe dengan perguruang tinggi. Bangunan yang dibuat tidak main-main, semua berarsitektur uniq dan lengkap mulai dari perpustakaan, pusat bahasa dan lain-lain pendukung kegiatan pendidikan. coba saya bisa kuliah S2 di situ ya...hihi...ngimpi kali ya? buat kuliah di sini kalau tidak dapat beasiswa muahalllnya. Gapapa lah, nanti saya kuliah di Indonesia saja, semoga masih diberi umur dan kesempatan untuk menuntuk ilmu langsung, ga online kayak sekarang.




bangunan-bangunan di education city

Proyek bandar udara pun tak kalah gencar. Padahal bandara yang sekarang pun sudah cukup bagus, akan tetapi sekarang yang dilakukan adalah diperluas. dan semua akses jalan menuju bandara diperbagus serta dibuat semacam jalan tol agar lancar bebas hambatan. Jalan ini sangat membantu sekali buat kami, pun saat mengakses tempat-tempat penting lain seperti sekolah silmi, mall dll. Bedanya jalan tol di sini tidak lah perlu loket pembayaran alias gratis. jadi anytime jalan ini bisa dijadikan alternatif bahkan menjadi ruas jalan utama buat sebagian besar penduduk.


oke, segitu dulu ceritanya, nanti dilanjut lagi....episode tempat wisata lain, masih ada film city, benteng, museum of modern arab (Mathaf) dll

Rabu, 30 Maret 2011

Liburan Sekolah Silmi

Pertama kalinya silmi liburan sekolah secara formal hehe. Kemarin habis ambil raport Silmi *first time ngambil raport anak sendiri*. Silmi libur sekolah kurang lebih 2 mingguan, seminggu pertama umi lagi super sibuk jadi panitia acara. Alhamdulillah walopun ayah enggak libur, umi masih bisa beraktivitas hanya bertiga dengan anak-anak. Ya, seiring berjalannya waktu, anak-anak semakin besar dan mandiri. Sekarang sudah tak terlalu repot saat jalan-jalan bertiga saja, Hasan udah bisa jalan, silmi pun sudah tidak minta gendong lagi tentunya. Jalan-jalan ke souq, ke mall, ke pantai tapi ayah masih masuk? Hayuks, come on kids, berangkat hehe...

Sedihnya, tetangga-tetangga semuanya berangkat umroh. Kami sengaja memang tidak umroh karena kami baru hajj-umroh bulan November kemarin, trus habis pulang ke Indonesia juga jadi ya....semoga Ramadhan or Juni besok kami bisa gantian umroh sekeluarga. Hasan yang belum pernah, eh dulu masih di perut ding waktu umroh. Yo wis kita isi dengan kegiatan bermanfaat lainnya yuks....

Liburan belum berakhir, tapi saya sudah pengen aja nulis serunya liburan kami. Berhubung ayah belum libur, so bertiga gapapa. Ke cornice main sepeda, umi lari-lari pagi seru juga. Trus maen ke play ground di dalam ruangan karena angin sedang badai beberapa hari ini. Makan n jalan-jalan di souq waqif hehe....klo jalan-jalan n makan emang hobi kami sekeluarga, jadi ya ga ada moment liburan jg jalan-jalan teteph! Ke museum of Islamic Art *lagi!* bareng kang abik sekelurga. Cooking-cooking di rumah, face painting, coloring, bikin pra karya udah....seru juga, oke udah itu apa lagi ya.....?

Next Berencana mau ke zoo*lagi*, ke museum Mathaf, education city, ke dukhan, film city hoho...ayo ayah, kalo yang ini umi harus nunggu ayah libur coz tempatnya jauh bow! Semoga liburan cycle depan ayah bisa ikut dang a lembur hehe...beginilah nasib kalo pabrik lagi shutdown n banyak yang lagi cuti liburan sekolah or umroh....kebagian jaga pabrik yang lagi shutdown, bagaikan kerja rodi, tetep semangat ayah!

Ragam Budaya Perkaya Jiwa

Memang selalu ada hikmah silaturahmi ya....alhamdulillah saya punya keluarga besar dengan latar belakang budaya macem-macem. Jadi kaya wawasan, bahasa maupun budaya yang terasa unik buat saya yang orang jawa tulen. Berawal ketika kuliah di tanah sunda, belajar budaya nya, bahasanya, pun mempunyai teman seangkatan di Asrama Tingkat I (angkatan saya angkatan wajib asrama yang pertama). Sunda pun ada macam-macam, tergantung daerahnya. Ada yang alus bahasanya, ada yang biasa aja...semuanya begitu menarik. Sekamar dengan orang aceh, jakarta, sunda,....jadi ketua RT di lorong yang penghuninya dari sabang sampai Merauke. Such a wonderfull culture.

Saat saya menikah dan mempunyai suami keturunan pulau Borneo, menyesuaikan dengan bahasa keluarga besar dan saat berkunjung ke sana pun sangat mengesankan. Sangat berbeda dengan lingkungan jawa tempat saya hidup sedari kecil. Bahasa yang menarik, rumah panggung yang kokoh dengan kayu ulin, lahan gambut di mana-mana, ga ada macet hehe.....seru memang. Di sana, makan tidak lengkap rasanya tanpa lauk ikan air tawar, selayaknya di jawa tidak lengkap makan tanpa tempe dan tahu.

Nah sekarang saya pun belajar dengan budaya asing orang Arab karena saya tinggal di negara timur tengah. Belajar pulan budaya orang-orang yang tinggal di sini, ada India, Pakistan, philipin, malaysia, Arab pun ada macem-macem, mesir, Lebanon, dll. Belajar makan dengan cara sini, ternyata memang bermanfaat buat kesehatan lho. Orang Arab terbiasa makan dengan berteman salad, makan buah zaitun buat lalapan, laban/yoghurt, madu, propolis jadi permen yang biasa diemut, di bagian yang seperti tersebut, boleh dicoba dijamin akan banyak manfaatnya. Salad tanpa dimasak dengan dicampur asam akan berfungsi menghajar kolesterol, madu energi dan obat, habbats jg hal biasa di sini, laban/yoghurt baik untuk pencernaan dan panas dalam, propolis juga baik untuk kesehatan, zaitun baik untuk menurunkan kolesterol juga, membuat kulit lebih cerah dan awet muda. Ya...itu tadi yang bisa diambil manfaatnya, kalo saya jadi jarang pake obat-obatan dokter karena jarang sakit, tapi disiasati dengan bahan-bahan di atas karena tanaman obat keluarga macam kencur agak sulit ditemukan. Indonesia memang kaya akan bahan makanan dan budaya ya....bersyukurlah jadi orang Indonesia, negeri khatulistiwa.



Lebih Dekat dengan yang Terkenal

Akhir maret kemarin, tepatnya tanggal 24-27 Maret 2011, kami di Qatar kedatangan tamu seorang penulias, sekaligus sutradara, dan Ustadz dari Indonesia, Habiburrahman El Shirazy. Beliau sengaja kami undang untuk mengisi beberapa acara bagi komunitas masyarakat Indonesia di qatar ini. Alhamdulillah acara berjalan lancar, semoga bisa diambil manfaatnya bagi semua kalangan masyakarat Indonesia di Qatar.

Ustadz Yusuf Qardhawi sedang khutbah jumät di masjid Umar Bin Khattab, dekat rumah kami

foto bareng Kang Abik, hehe....sibuk jadi panitia ampe ga punya foto sama beliau n mb ida yang lain hehe.....

kali ini silmi yang ketemu dengan idolanya....sponge bob....*padahal kalo nonton jg dia ga ngerti coz pake bahasa Arab, but i don't know why kids still like him very much...wondering*

Beberapa hari yang lalu juga saya baru saja nonton moto GP di sirkuit Lusail, nonton om Rossi yang sedang berlaga langsung. walopun harus pake penutup telianga biar ga bising karena deru suara motor dengan kecepatan tinggi yang memekakkan telingan tapi seru juga.

Lagi nonton om Rossi nih, dijamin ga keliatan kalo lagi balapan, lewat aja di depan kami cuma wusss gitu doank hihi...cuma bisa liat saat lagi istirahat or benerin motor di bengkelnya.letaknya di depan kami foto ini hihi.....

nonton piala Asia yang diadain di Qatar

Belajar keteguhan iman dan semangat berdakwah lewat Ustadz terkenal rektor Islamic Online University yang Februari kemarin ke Indonesia dan mengisi ceramah di UI, Ustadz Bilal Philips tetangga kami di bin Omran sekaligus pembimbing haji kami kemarin. Belajar dari Ustadz yusuf Qardhawi yang berpegang teguh pada perjuangan dan ilmu serta komitmen dakwah yang beliau miliki. Ya....dan banyak lagi orang terkenal lain yang bisa saya temui dengan mudah di sini, seharusnya bisa menjadi cambuk serta motiasi, inspirasi saya untuk senantiasa menjadi sosok yang lebih baik dari hari ke hari.
Ayah with Ustadz Bilal Philips when last Hajj at Meena

Ayah beraksi foto dengan Kak Andy Yudha-Mio

Lagi nonton federer main di Qatar, tiap tahun pasti ada event ini.....


Ngomong-ngomong orang terkenal, saya jadi teringat beberapa hari sebelumnya saya baru saja kontek dengan Mas Muhammad Assad, beliau penulis buku Notes from Qatar, mahasiswa S2 Qatar foundation yang bukunya sedang best Seller di gramedia.

Yah kadangkala, kesempatan bertemu langsung dengan orang terkenal, orang besar, buat saya cukup memberi inspirasi. Inspirasi untuk bisa menjadi sosok yang lebih baik, sosok yang sukses. Belajar menulis dari kang abik dan mas Assad, belajar berkompetisi dengan penuh semangat dan kesungguhan dan ketrampilan layaknya Rossi.

Jadi inget dulu waktu baru pindah ke Tuban, mau mengadakan ceramag dengan mengundang Daí terkenal saja susahnya lebuh susah daripada ketika di Bogor. Di Bogor akses ke orang-oarng tersebut masih lumayan gampang. belum lagi kalau di Tuban akan terkendala dengan dana untuk akomodasi beliau-beliau. Nah kalo di Qatar, akses menjadi lebih mudah, pun dana menjadi faktor yang bukan lagi masalah besar walopun tetap harus ekstra berusaha tapi bisa dikatakan relatif possibilitynya masih lebih besar.

Seperti halnya Ramadhan 2 tahun lalu, siapa sangka saya bisa memoderatori pengajian oleh Ustadz Ihsan Tanjung, belajar langsung lewat ceramah oleh Ustadz Yunahar Ilyas...hmmm....alhamdulillah, segalanya harus disyukuri dan tertentu dicamkan baik-baik, sehingga ada pengaruhnya pada diri kita, tidak menjadi biasa saja.

Senin, 28 Maret 2011

Miss This Moment

LIhat video yang dibuat bu Dian ini jadi pengen nangis. Kangen dengan segala rutinitas teresebut, bu tinah malah udah pulang, bu dian sedang hamil...ah, kapan ya kita bisa kumpul-kumpul bersama anak-anak tercinta generasi sholeh dan sholehah. Apalagi sejak silmi sekolah, hmmm.....pengen sebenernya melanjutkan, sebelum sebulan yang lalu sejak ditinggal pulang akhirnya mandeg. tapi kalo sendirian juga bingung, saat mulai masuk summer begini capek banget emang rasanya badan ini jika keluar tiap hari.

cekiodt deh, yang ini waktu summid kemarin, summer 2010 :


yang ini saat rutin tiap minggu 3x di masjid n rumah bu dian :


miss all of you, semoga bisa istiqomah untuk terus mendampingi anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah, special thanks to bu dian for making this video.

Minggu, 27 Maret 2011

Pengen Hadiah

Hihi.....kekanak-kanakan memang klo kadang saya pengen banget dapat hadiah. Tapi gapapa juga khan? hadiah menunjukkan perhatian dan kasih sayang, dan itu juga bisa mengeratkan tali silaturahmi. Ibnu Abidin al-Hanafi mengatakan;”Menyambung silaturahmi wajib meskipun hanya dengan mengucapkan salam, memberi hadiah, memberi pertolongan, duduk bareng, ngobrol, bersikap ramah dan berbuat baik. Kalau seseorang yang hendak disilaturahmi berada di lain tempat cukup dengan berkirim surat, namun lebih afdol kalau ia bisa berkunjung ke tempat tinggalnya”.

Dan tidak tahu kenapa sejak berada di Qatar, rasanya saya kok jarang dapat hadiah hihi....bukan apa-apa, kami memang berusaha sebisa mungkin tidak merayakan ulang tahun, pun bagi anak-anak. Menurut kami, ulang tahun bukanlah budaya Islam, dan sebagai muslim kita dilarang meniru budaya orang non muslim tentunya. Nah klo dari suami kadang-kadang, itupun harus minta karena suami saya bukan tipikal suami yg romantis jadi saya minta dulu baru dikasih hadiah. Biasanya suami ngasih hadiah saat moment-moment seperti naik gaji, dapat bonus, moment-moment special kami saat saya lahiran, lama ga ketemu, saya ada kegiatan besar....tapi kalo dihitung sering juga ding hehe....Nothing special, but it's oke, saya jg tidak berharap banyak. I'll always love you ayah, hehe.....paling kalo lagi pengen hadiah, saya tinggal minta :)

Akhirnya jadi berpikir, bukan masalah celamitan klo minta hadiah ya....tapi kesimpulannya mungkin masih banyak teman-teman atau saudara yg lebih layak untuk diperhatikan daripada saya hehe....yah semoga hamba seperti saya yang kerdil dan serba tak berdaya ini pun tidak luput dari perhatian Allah karena saya yakin Allah maha penyayang kepada semua hamba-hambaNya.

buat teman-teman yang pay attention sama saya hihi....kali aja mo ngasih hadiah, saya tunggu ya...:). tapi jangan kirim bom buku ya...kayaknya lagi musim, kira-kira jadi ngaruh ke online shop n jasa ekspedisi ga ya? semoga tidak, karena saya salah satu konsumen dan klo saya domisili di Indo pun sudah bikin olshop kali.