Keluargaku Bahagia......

Daisypath Anniversary Years Ticker

Selasa, 19 Februari 2008

My City


Kesepian kota tuban, melayangkan ingatanku pada Depok, kota pinggiran Jakarta yang mempunyai karakter agak Jakarta tapi juga masih cukup nyaman kurasakan. Kota ketigaku setelah Pekalongan dan Bogor. Ya, aku dilahirkan dan dibesarkan di sebuah kota kecil yang sejuk nan damai, slogan kami kota santri, Kajen ibukota Kabupaten Pekalongan. Selepas SMA kuteruskan perjalananku menuntut ilmu di kota Bogor, di sana sudah tinggal lebih dulu 2 orang Kakakku. Yang satunya lagi sudah berumah tangga dan pindah ke Pandeglang Banten. Di Bogor aku kost selayaknya mahasiswa-mahasiswa yang lain, bolak balik dari Darmaga-Baranangsiang eh ke Darmaga lagi akhirnya. Pengalamanku mengajar les privat di kota Bogor pun membawaku berjalan-jalan ke seluruh pelosok kota Bogor. Aku memang senang berjalan-jalan, traveling hobiku. Up Grading BEM, AMT, Dauroh membawaku ke daerah puncak cs yang berhawa dingin dan begitu menakjubkan. Sampai kemudian aku tinggal di Depok bersama Kakakku. Walaupun aku masih ngekos di Bogor, tapi aku lebih sering pulang ke Depok. Lebih nyaman aja, disamping ada keponakanku yang lucu di rumah, udah gitu kakakku kan cowok, dia PNS, jadi peneliti, kerjanya berkeliling nusantara, jadilah kakak iparku sering ditinggal sendirian di rumah, eh tapi ada juga omku yang tinggal di Depok, dia PNS di Depsos.Setiap hari berangkat ke Bogor naik KRL, kadang naik Motor, ganti-ganti deh pokoknya. Tahun terakhir kuisi sebagian waktuku dengan bekerja. Cukup melelahkan memang, but anyway gajinya lumayan juga, buat tabungan ntar S2(rencananya)...eh keburu nikah en pindah ke kota sesepi tuban....Tapi walopun tanpa sanak saudara, ima masih punya banyak saudara seiman yang ukhuwahnya begitu kurasakan, saling bantu, saling kasih mengasihi. Kesepian kota tuban kuobati dengan tetep...jalan-jalan, ngenet..., aktivitas dakwah, dan mengajar anak-anak siswa-siswiku tercinta.

Tidak ada komentar: